ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Olahraga kerap dipandang hanya sebagai sarana menjaga kebugaran. Namun, bagi anak dan remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan, aktivitas fisik tertentu juga berperan penting dalam mengoptimalkan tinggi badan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa olahraga yang melibatkan lompatan dan peregangan dapat merangsang pertumbuhan tulang, sekaligus memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh.
Secara umum, tinggi badan memang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik. Meski demikian, pola hidup sehat seperti asupan gizi seimbang, waktu tidur yang cukup, serta olahraga teratur terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap proses pertumbuhan. Masa pertumbuhan laki-laki biasanya berlangsung hingga usia 14–19 tahun, sementara perempuan umumnya berhenti di kisaran usia 16 tahun. Pada fase inilah olahraga peninggi badan dinilai paling efektif.
Olahraga peninggi badan umumnya ditandai dengan gerakan melompat, menarik, atau meregangkan tubuh secara aktif. Gerakan tersebut membantu meningkatkan aliran darah ke tulang yang masih berkembang dan menstimulasi hormon pertumbuhan agar bekerja lebih optimal.
Beberapa jenis olahraga dikenal memiliki manfaat tersebut. Bola basket, misalnya, menjadi pilihan populer karena mengombinasikan lari, lompatan, dan peregangan tubuh. Aktivitas ini mendorong kerja otot dan tulang secara menyeluruh, khususnya pada kaki dan tulang belakang.
Baca juga: Salah Pilih Sepatu Olahraga Bisa Picu Cedera, Ini Panduan Menentukan yang Tepat
Lompat tali juga termasuk olahraga sederhana namun efektif. Gerakan melompat berulang membantu memperkuat tulang kaki, menjaga keseimbangan, serta melatih postur tubuh agar tetap tegak. Olahraga ini dapat dilakukan beberapa kali dalam seminggu dengan durasi singkat namun konsisten.
Sementara itu, pull up dinilai mampu melatih otot punggung dan bahu sekaligus memberi efek peregangan pada tulang belakang. Latihan ini dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan, terutama bagi pemula.
Olahraga air seperti berenang juga tidak kalah bermanfaat. Gerakan renang membantu meluruskan dan menguatkan tulang belakang, meningkatkan fleksibilitas tubuh, serta menjaga postur tetap ideal. Beberapa gaya renang, seperti gaya dada, sering direkomendasikan untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan.
Selain itu, bulu tangkis dan voli juga menjadi alternatif olahraga peninggi badan. Kedua cabang olahraga ini menuntut pemain untuk banyak bergerak, melompat, dan meregangkan tubuh, sehingga mendukung pertumbuhan tulang selama masa remaja.
Tak hanya itu, aktivitas fisik lain seperti sepak bola, bersepeda, yoga, hingga bermain trampolin juga dapat membantu menjaga postur tubuh dan menunjang kesehatan tulang.
Baca juga: Tetap Bugar Selama Puasa, Ini Alasan Yoga Jadi Pilihan Olahraga yang Tepat
Meski manfaatnya paling optimal dirasakan saat masa pertumbuhan, olahraga tetap dianjurkan meski seseorang telah melewati fase tersebut. Rutin berolahraga terbukti membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan kesehatan jantung, serta memperbaiki suasana hati.
Agar hasilnya maksimal, olahraga sebaiknya disertai dengan pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelahnya untuk mencegah cedera. Selain itu, kebutuhan tidur yang cukup serta asupan nutrisi kaya kalsium dan vitamin D juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan dan kekuatan tulang.