ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah pusat menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, sebagai simpul baru penguatan ekonomi rakyat berbasis desa. Koperasi ini diharapkan mampu menampung hasil produksi warga sekaligus memperlancar distribusi pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung kesiapan KDMP Kalimanah Wetan, Jumat (23/1/2026). Dalam kunjungannya, ia menilai progres pembangunan koperasi berjalan sangat cepat dan bahkan melampaui ekspektasi awal.
Zulkifli Hasan mengapresiasi dukungan penuh TNI dan pemerintah daerah yang dinilai berperan besar dalam percepatan pembangunan. Menurutnya, kecepatan ini penting agar koperasi segera beroperasi dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat desa. “Saya melihat progresnya sangat cepat. Ini hasil kerja bersama yang patut diapresiasi,” ujarnya.
KDMP dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu di tingkat desa. Selain menampung hasil produksi warga, koperasi ini akan menjadi mitra distribusi berbagai kebutuhan pangan seperti telur, ayam, sayuran, dan buah-buahan. Seluruh pasokan tersebut akan terhubung dengan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat dan ditargetkan meningkat menjadi 82,9 juta orang sebelum akhir tahun.
Tak hanya itu, KDMP Kalimanah Wetan juga diproyeksikan berkembang sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok dan sarana produksi masyarakat. Berbagai layanan disiapkan, mulai dari toko sembako, agen gas elpiji, agen pupuk, hingga fasilitas layanan kesehatan berupa klinik. Untuk menjaga kualitas dan kelancaran distribusi produk, koperasi ini akan dilengkapi dengan cold storage serta satu unit truk operasional.
Baca juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Penguatan Takwa dan Kemajuan Peradaban
“Saya mendapat tugas langsung dari Presiden untuk memastikan koperasi desa ini benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi rakyat,” tegas Zulkifli Hasan.
Kolaborasi Lintas Sektoral
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menilai kehadiran KDMP Kalimanah Wetan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat pembangunan desa. Ia optimistis koperasi ini akan membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya beli dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya TNI, sehingga program ini bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” kata Fahmi.
Sementara itu, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Untung Iswahyudi menjelaskan bahwa keterlibatan TNI tidak hanya ditujukan untuk percepatan pembangunan fisik, tetapi juga untuk memastikan dampak sosialnya dirasakan langsung oleh warga. Dari target 144 titik koperasi di wilayah Purbalingga, saat ini sebanyak 111 titik telah berhasil dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi pada Maret mendatang.
Baca juga: Sambut Ramadan 2026, Budi Santoso Buka Pasar Murah Kemendag, 75 UMKM Ramaikan Lapangan Pejambon
Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan melibatkan masyarakat lokal, baik sebagai tenaga kerja maupun penyedia material. Dengan demikian, manfaat ekonomi sudah dirasakan sejak tahap pembangunan. Ke depan, jumlah KDMP akan disesuaikan dengan jumlah desa di Purbalingga yang mencapai 239 desa agar manfaatnya merata.
Dengan konsep koperasi yang menampung produksi lokal, mendukung distribusi pangan, dan menyediakan layanan kebutuhan dasar serta sarana usaha, KDMP Kalimanah Wetan diharapkan menjadi pilar utama penguatan ekonomi rakyat desa, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.