Banner Utama

Terminal Purbalingga Bertransformasi Jadi Pusat Kreativitas dan Ekonomi Warga

Banyumas Raya Daerah
By Hermiana  —  On Feb 09, 2026
Caption Foto : Terminal Purbalingga dilengkapi dengan panggung kreasi rakyat, Senin (9/2/2026). (Foto ; Dok. Prokompim Purbalingga).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Terminal Tipe B (TTB) Purbalingga kini tidak sekadar menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang. Dengan hadirnya Panggung Kreasi Rakyat, terminal ini resmi bertransformasi menjadi ruang publik multifungsi yang mendukung ekonomi kreatif, seni, dan interaksi sosial masyarakat.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, dalam peresmian panggung pada Senin (9/2/2026), menegaskan bahwa terminal ke depan akan menjadi hati aktivitas masyarakat, sekaligus pusat pelestarian budaya dan penggerak ekonomi lokal.

“Terminal Purbalingga hari ini bukan hanya simpul transportasi, tetapi ruang publik yang hidup. Kita dorong menjadi tempat di mana budaya bisa dinikmati, UMKM berkembang, dan masyarakat dapat berkegiatan kreatif secara bebas,” ujarnya.

Panggung Kreasi Rakyat berukuran 6 x 10 meter, dengan lantai panggung 6 x 8 meter, dirancang untuk menampung berbagai aktivitas. Warga dapat menggelar pertunjukan musik, teater, dan konser lagu-lagu lawas. Selain itu, area sekitar panggung juga bisa digunakan untuk kegiatan olahraga seperti senam massal atau push bike, serta acara kepemudaan yang menghidupkan suasana terminal.

Arif Djatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, menambahkan bahwa pembangunan panggung ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah dan dukungan CSR dari pelaku usaha. Penggunaan fasilitas ini gratis bagi masyarakat, sehingga terbuka lebar untuk kegiatan seni, edukasi, dan budaya.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

“Manfaatkan panggung ini sepenuhnya. Dengan seni dan budaya yang tumbuh, UMKM yang bergerak, Terminal Purbalingga bisa menjadi pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang nyata bagi pembangunan daerah,” kata Arif.

Sejumlah pedagang kecil dan pelaku UMKM di sekitar terminal pun menyambut baik inovasi ini. Mereka berharap kegiatan di panggung bisa menarik pengunjung lebih banyak, sekaligus meningkatkan omzet dan memunculkan peluang baru bagi ekonomi lokal.

Dengan hadirnya Panggung Kreasi Rakyat, Purbalingga membuktikan bahwa terminal tidak lagi sekadar tempat menunggu, tapi bisa menjadi titik temu kreatif bagi masyarakat, yang menggabungkan transportasi, budaya, dan peluang ekonomi dalam satu ruang.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: