Banner Utama

Ratusan Pelajar SMP Negeri 1 Bawang Dibekali Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini

Banyumas Raya Pendidikan
By Vivin  —  On Jan 31, 2026
Caption Foto : Siswa SMP Negeri 1 Bawang, Kabupaten Banjarnegara, mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga, Sabtu (31/1/2026). (Foto ; Dok. Kominfo Banjarnegara).

ORBIT-NEWS.COM, BANJARNEGARA — Ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar kian menjadi perhatian serius. Untuk menekan risiko tersebut, ratusan siswa SMP Negeri 1 Bawang, Kabupaten Banjarnegara, mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga, Sabtu (31/1/2026).

Sebanyak 776 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan memadati ruang indoor sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan Program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak – Bersih dari Narkoba), sebuah gerakan nasional yang menempatkan pelajar sebagai garda terdepan dalam pencegahan narkotika.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Purbalingga, Asni Setiasih, menyampaikan bahwa edukasi sejak usia sekolah sangat penting mengingat pelajar kini menjadi salah satu kelompok rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh, mulai dari jenis narkoba, modus peredarannya, hingga dampak serius yang ditimbulkan bagi kesehatan dan masa depan generasi muda.

“Pelajar harus dibekali pengetahuan yang cukup agar mampu mengenali ancaman narkoba dan berani mengatakan tidak,” tegas Asni di hadapan para peserta.

Menurut Asni, Program Ananda Bersinar menargetkan sedikitnya 100 ribu pelajar di wilayah Purbalingga dan Banjarnegara, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Program ini dirancang tidak hanya untuk memberi informasi, tetapi juga membangun karakter, ketahanan diri, serta keberanian pelajar dalam menolak penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4

Ia mengungkapkan, data BNNK sepanjang tahun 2025 menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan. Dari sekitar 40 klien yang mendapatkan layanan di Klinik BNNK Purbalingga, lebih dari separuhnya merupakan pelajar. Kondisi tersebut menjadi alarm bahwa pencegahan tidak cukup dilakukan secara sporadis, melainkan harus terintegrasi dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, BNNK mendorong percepatan integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN) di lingkungan sekolah. Pesan-pesan pencegahan narkoba dapat disisipkan dalam mata pelajaran seperti Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, hingga kegiatan ekstrakurikuler, termasuk Pramuka.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko S.Sos, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BNNK. Ia menilai sosialisasi ini sejalan dengan program nasional 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dipersiapkan agar memiliki keberanian dan sikap tegas menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar Teguh.

Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan

Ia juga menegaskan kesiapan Dindikpora Banjarnegara untuk memperkuat kolaborasi dengan BNNK Purbalingga guna mendukung pencapaian target pelajar Bersinar. Teguh berharap sinergi ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas narkoba, sekaligus menjaga keberlanjutan upaya perang melawan narkoba di dunia pendidikan.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: