Banner Utama

Sam Poo Kong Bersolek Sambut Imlek, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

Wisata
By Ariyani  —  On Feb 14, 2026
Caption Foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat berkunjung ke Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang. (Foto : Dok. Kemenpar).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diproyeksikan menjadi momentum kebangkitan wisata di Kota Semarang. Salah satu ikon utama, Kelenteng Sam Poo Kong, kini tampil lebih siap dan tertata untuk menyambut ribuan pengunjung yang diperkirakan akan memadati kawasan tersebut.

Kompleks kelenteng yang menjadi pusat perayaan Imlek di Semarang itu telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penataan area ibadah dan panggung pertunjukan, penguatan sistem keamanan, hingga peningkatan pelayanan bagi wisatawan. Pemerintah pusat pun memastikan kesiapan tersebut melalui kunjungan langsung Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.

Menurut Widiyanti, Imlek memiliki dampak strategis terhadap pergerakan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, dan transportasi.

“Momentum Imlek bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan penggerak roda perekonomian masyarakat. Kita ingin memastikan destinasi siap menyambut wisatawan dengan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Ikon Sejarah dan Akulturasi Budaya

Baca juga: Dorong Revitalisasi Total Wisata Guci, Abdul Fikri Faqih Usulkan Akses Gratis Pancuran 13 untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Sam Poo Kong bukan sekadar tempat ibadah, melainkan destinasi wisata sejarah yang sarat makna. Kawasan ini diyakini sebagai lokasi persinggahan armada Laksamana Cheng Ho pada abad ke-15. Dari gua batu sederhana, tempat itu berkembang menjadi kelenteng megah yang merepresentasikan perpaduan budaya Jawa, Tionghoa, dan nilai-nilai Islam.

Jejak sejarah tersebut menjadikan Sam Poo Kong sebagai simbol harmoni lintas budaya yang terus terjaga hingga kini. Setiap perayaan Imlek, ribuan warga lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara datang untuk beribadah sekaligus menikmati suasana festival budaya yang meriah.

“Sam Poo Kong adalah simbol akulturasi budaya yang luar biasa. Perayaan Imlek tahun ini harus menjadi potret pariwisata Indonesia yang inklusif, tertata, dan membanggakan,” kata Widiyanti. 

Sebagai puncak perayaan, pengelola kelenteng menyiapkan pesta budaya yang akan digelar pada hari Minggu, (15/2/2026) dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Beragam pertunjukan seni tradisional Jawa, atraksi barongsai, hingga penampilan budaya nasional akan memeriahkan acara tersebut.

Pembina Yayasan Kelenteng Agung Sam Poo Kong, Mulyadi Setiakusuma, mengatakan pihaknya ingin menjadikan Imlek sebagai ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca juga: Prambanan Shiva Festival: Dari Ritual Sakral ke Magnet Wisata Budaya Internasional

“Kami sudah mempersiapkan pesta budaya untuk warga Semarang dan wisatawan. Kami mengundang masyarakat untuk merayakan Imlek bersama di Sam Poo Kong,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan pemerintah, perayaan Imlek tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Sam Poo Kong pun kembali menegaskan posisinya sebagai etalase toleransi dan destinasi unggulan yang membanggakan Kota Semarang.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: