ORBIT-NEWS.COM, SALATIGA – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Senin (26/1/2026), berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, agenda kenegaraan itu tak hanya diisi paparan kebijakan strategis, tetapi juga interaksi santai yang mendekatkan pemerintah dengan mahasiswa.
Bertempat di Balairung UKSW, Gibran menjadi pembicara utama dalam talk show bertajuk Arah Baru Pembangunan Nasional. Di hadapan sivitas akademika, ia menyoroti arah pembangunan jangka panjang, mulai dari pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga kesiapan Indonesia menghadapi era kecerdasan buatan.
Menurut Gibran, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci agar Indonesia tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Ia menyebutkan, program pelatihan AI yang bekerja sama dengan Microsoft telah menjangkau sekitar 15.000 peserta di lebih dari 1.300 madrasah dan pesantren. “Targetnya 50 ribu peserta, dan ini terus kami dorong,” ujarnya.
Isu pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian utama. Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua. Hal ini dinilai relevan dengan karakter UKSW yang menampung hampir seribu mahasiswa asal Papua. Pemerintah, kata dia, menargetkan pembangunan sedikitnya 20 rumah sakit di Papua hingga 2029, disertai penguatan sektor pendukung seperti olahraga yang dinilai memiliki potensi besar di kalangan anak muda Papua.
Selain itu, Wapres memastikan keberlanjutan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Kampung Nelayan. Program-program tersebut diharapkan mampu menekan ketimpangan sosial dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. “Dengan konsistensi pelaksanaan, inflasi dan gini rasio bisa kita kendalikan,” katanya.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
AI dalam Pendidikan
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyoroti peran AI dalam dunia pendidikan. Menurutnya, teknologi tersebut seharusnya diposisikan sebagai alat bantu untuk memperluas akses pembelajaran dan meningkatkan literasi generasi muda, bukan sebagai pengganti peran manusia.
Usai sesi diskusi, suasana semakin cair ketika Gibran dan Taj Yasin menyusuri kawasan kampus bersama mahasiswa. Keduanya meninjau pameran edukasi di selasar belakang kampus serta melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Momen kebersamaan berlanjut saat jam makan siang. Tanpa pengawalan ketat dan protokoler berlebihan, Wapres dan Wagub memilih makan di kafetaria kampus bersama mahasiswa dan pedagang. Duduk satu meja, mereka berbincang santai, menjadikan kunjungan tersebut tak sekadar agenda resmi, tetapi juga ruang dialog langsung antara pemimpin dan generasi muda.
Baca juga: 37 Ribu Lebih Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Seleksi SNMB 2026/2027 Kian Kompetitif
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.