Banner Utama

Ribuan Barang Penumpang Berhasil Diselamatkan KAI Daop 5 Purwokerto, Nilainya Hampir Rp900 Juta

Banyumas Raya EKBIS
By Hermiana  —  On Jan 30, 2026
Caption Foto : Petugas Daop 5 Purwokerto mengembalikan barang penumpang yang tertinggal. (Foto : Dok. Daop 5 Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menunjukkan komitmennya dalam menjaga kepercayaan pelanggan melalui optimalisasi layanan Lost and Found. Melalui layanan ini, sebanyak 1.536 barang milik penumpang yang tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta api berhasil diamankan dengan estimasi nilai hampir Rp900 juta.

Data KAI Daop 5 Purwokerto mencatat, total nilai barang yang diamankan mencapai Rp898.293.000 dan seluruhnya telah didata secara sistematis dalam layanan Lost and Found KAI. Barang-barang tersebut mencakup berbagai benda bernilai tinggi, mulai dari laptop, ponsel, jam tangan, kamera digital, hingga dompet berisi uang dan dokumen identitas penting.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa layanan Lost and Found merupakan bagian dari upaya KAI memberikan rasa aman dan perlindungan kepada pelanggan selama menggunakan transportasi kereta api.

“Tidak sedikit barang yang tertinggal merupakan barang berharga. Karena itu, setiap temuan langsung diamankan, didata, dan diproses sesuai prosedur agar bisa kembali ke pemiliknya,” ujar As’ad.

Layanan Lost and Found KAI Daop 5 Purwokerto saat ini tersedia di sejumlah stasiun utama, antara lain Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Cilacap, yang menjadi simpul pergerakan penumpang di wilayah tersebut.

Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya

Meski tanggung jawab atas barang bawaan tetap berada pada masing-masing penumpang, As’ad menegaskan bahwa petugas KAI akan selalu sigap mengamankan setiap barang yang ditemukan, baik di atas rangkaian kereta maupun di area stasiun. Jika ditemukan barang tertinggal, petugas akan segera mengumumkannya melalui pengeras suara. Apabila tidak ada yang mengambil, barang tersebut disimpan di Pos Pengamanan Stasiun dan dimasukkan ke dalam sistem Lost and Found.

Bagi pelanggan yang merasa kehilangan barang, KAI menyediakan berbagai kanal pelaporan, mulai dari melapor langsung kepada kondektur atau petugas keamanan, mendatangi layanan Lost and Found di stasiun, hingga menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon maupun WhatsApp.

Dalam proses klaim, pelanggan diminta menyampaikan informasi detail terkait barang dan perjalanan, serta mengikuti prosedur verifikasi guna memastikan barang yang diserahkan benar milik yang bersangkutan. KAI juga mengingatkan pelanggan untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi selama proses pelaporan.

As’ad mengimbau penumpang agar lebih teliti menjaga barang bawaannya, terutama saat naik, turun, maupun selama berada di dalam kereta.

Baca juga: Lansia di Sruweng Tewas Tersengat Listrik Saat Cari Rumput, Polisi Imbau Warga Waspada Instalasi Berbahaya

“Layanan Lost and Found adalah wujud nyata komitmen KAI dalam menjaga kenyamanan dan keamanan perjalanan pelanggan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat semakin percaya menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan,” pungkasnya.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: