ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Peran kereta api sebagai tulang punggung distribusi energi nasional kian menguat. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto membukukan kinerja positif pada layanan angkutan logistik, khususnya untuk komoditas strategis berupa avtur dan bahan bakar minyak (BBM).
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, KAI Daop 5 Purwokerto berhasil mengangkut avtur sebanyak 102.861 ton. Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 10 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 93.109 ton.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan ini mencerminkan semakin besarnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kereta api sebagai moda angkutan energi yang andal dan efisien.
“Angkutan avtur ini berperan penting dalam menjaga keberlanjutan operasional penerbangan di sejumlah bandara strategis,” ujar As’ad.
Avtur tersebut diberangkatkan dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Rewulu, untuk selanjutnya disalurkan ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Bandara Adi Soemarmo Solo, serta Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Distribusi ini menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas udara antarwilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya
Tak hanya avtur, kinerja angkutan BBM juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, KAI Daop 5 Purwokerto mengangkut 478.164 ton BBM yang terdiri atas pertamax, pertalite, dan solar. Angka tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar 475.198 ton, dengan relasi pengangkutan dari Stasiun Maos, Kabupaten Cilacap, menuju Stasiun Larangan, Kabupaten Tegal.
Selain komoditas energi, layanan angkutan barang KAI Daop 5 Purwokerto juga mencakup berbagai kebutuhan logistik lain, seperti paket ekspres, barang hantaran, pupuk, hingga semen. Seluruh layanan tersebut berkontribusi langsung terhadap kelancaran aktivitas industri, pembangunan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Secara total, volume angkutan barang yang dilayani KAI Daop 5 Purwokerto sepanjang 2025 mencapai 1.436.006 ton. Capaian ini menegaskan posisi kereta api sebagai moda logistik yang semakin diminati karena dinilai aman, berkapasitas besar, dan berkelanjutan.
“Kereta api memiliki keunggulan dari sisi keselamatan, efisiensi, dan kapasitas angkut. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar distribusi logistik dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu,” kata As’ad.
Ia menambahkan, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga memberikan dampak positif bagi lingkungan, antara lain dengan mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, menekan risiko kecelakaan, serta menurunkan emisi karbon.
Baca juga: Stasiun Purwokerto Jadi Panggung Budaya, Barongsai Meriahkan Libur Imlek
“KAI Daop 5 Purwokerto akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung kebutuhan logistik nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.