ORBIT-NEWS.COM, BREBES – Upaya pencarian terhadap seorang perempuan yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Makamdawa, Kabupaten Brebes, hingga hari ketiga masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan terus menyisir area hutan yang diduga dilalui korban, meski harus berjibaku dengan medan berat dan cuaca yang tidak bersahabat.
Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar, menjelaskan bahwa pada hari ketiga operasi pencarian, Basarnas bersama unsur SAR gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Strategi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian di jalur-jalur yang dicurigai menjadi lintasan survivor.
“Pencarian hari ketiga kami fokuskan dengan membagi tim menjadi tiga SRU agar area yang disisir lebih luas dan efektif,” ujar Syaeful Anwar.
Korban diketahui bernama Sumyati (49), warga Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sumyati terakhir kali meninggalkan rumah pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kesehariannya, korban kerap berjalan ke kawasan hutan tanpa tujuan tertentu. Pihak keluarga juga menyebutkan adanya indikasi pikiran kosong serta riwayat penyakit epilepsi yang diderita korban.
Sekitar pukul 14.00 WIB di hari yang sama, seorang saksi mengaku melihat Sumyati berada di area hutan perbatasan Dusun Makamdawa. Hingga malam hari pukul 20.54 WIB, keluarga bersama warga setempat telah melakukan pencarian mandiri, namun tidak menemukan hasil. Situasi tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa yang selanjutnya menghubungi Unit Siaga SAR (USS) Brebes untuk meminta bantuan resmi.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Dalam operasi hari ketiga, SRU 1 melakukan penyisiran darat dari titik terakhir korban terlihat dengan koordinat 7°11'25.10"S 108°59'19.70"T ke arah barat sejauh satu kilometer, mencakup area seluas dua kilometer persegi. SRU 2 menyisir jalur darat dari titik yang sama ke arah timur dengan jarak dan luas area yang serupa. Sementara itu, SRU 3 melakukan pencarian di sektor tenggara lokasi kejadian dengan titik awal koordinat 7°10'47.68"S 108°59'37.63"T, radius satu kilometer, dan area seluas satu kilometer persegi.
Namun hingga akhir operasi hari ketiga, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Sumyati. Tim SAR memastikan pencarian akan dilanjutkan pada hari keempat dengan evaluasi pola penyisiran.
Syaeful Anwar mengakui, proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan. “Vegetasi hutan yang sangat rapat serta hujan yang hampir selalu turun menjelang sore menjadi tantangan utama. Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas, apalagi saat hari mulai gelap,” jelasnya.
Meski demikian, tim SAR gabungan tetap berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami mohon doa dari semua pihak agar survivor segera ditemukan,” pungkas Syaeful Anwar.
Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.