Banner Utama

Terobosan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus, Wamenag Tegaskan Peran Strategis Pendidik dalam Mencetak SDM Unggul

Pendidikan
By Ariyani  —  On Apr 30, 2026
Caption Foto : Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i. (Foto : Dok. Kemenag).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Peran guru kembali menjadi sorotan dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia. Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa kualitas generasi bangsa tidak lepas dari dedikasi para pendidik yang selama ini bekerja di garis depan pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang yang salah satunya dibentuk oleh peran guru di sekolah maupun madrasah. Ia menyebut, guru adalah aktor utama dalam mencetak generasi berkualitas yang mampu bersaing di masa depan.

“SDM unggul tidak lahir begitu saja. Semua berawal dari tangan para guru yang dengan penuh dedikasi mendidik anak-anak bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenag juga membagikan pengalaman pribadinya saat masih aktif sebagai pengajar. Ia mengaku merasakan kebahagiaan luar biasa ketika melihat murid-muridnya tumbuh sukses dan kembali menemuinya dengan berbagai profesi prestisius.

“Ada yang datang memakai seragam jaksa, ada juga yang menjadi dokter. Momen seperti itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seorang guru,” kenangnya.

Baca juga: Satu Tahun Sekolah Rakyat Jangkau 15 Ribu Siswa, Putus Rantai Kemiskinan Kian Meluas

Kesejahteraan Masih Jadi Tantangan

Namun di balik kebanggaan tersebut, ia menyoroti realitas yang kerap dihadapi para guru, yakni masih adanya tantangan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Menurutnya, tidak sedikit guru yang lebih mengutamakan keberhasilan murid dibandingkan kondisi kesejahteraan pribadi.

Melihat kondisi tersebut, Kementerian Agama disebut terus berupaya mencari solusi konkret. Salah satunya dengan melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar kebutuhan dasar para guru dapat terpenuhi secara lebih optimal.

Wamenag mengakui bahwa upaya tersebut tidak mudah, terutama karena adanya keterbatasan dalam politik anggaran. Meski demikian, ia memastikan komitmen pemerintah tidak akan surut dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kami terus mencari celah terbaik di tengah keterbatasan. Perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru akan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Baca juga: 10.600 Anak Rentan Belum Terserap SPMB, DPRD Jateng Desak Pemetaan by Name by Address


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: