Banner Utama

Tekanan Finansial dan Kesehatan Mental, Hubungan yang Tak Bisa Diabaikan

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jan 26, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Tekanan keuangan tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi seseorang, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu yang terlalu sering mencemaskan kondisi keuangan berisiko lebih tinggi mengalami stres berkepanjangan hingga gangguan mental serius.

Kecemasan akibat masalah finansial kerap memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari perubahan pola makan, baik kehilangan nafsu makan maupun makan berlebihan, gangguan tidur, hingga meningkatnya risiko depresi dan gangguan kecemasan. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat menurunkan produktivitas kerja dan secara tidak langsung memengaruhi pendapatan dalam jangka panjang.

Efek tersebut ibarat lingkaran setan: tekanan finansial memicu masalah kesehatan mental, sementara menurunnya kondisi mental berdampak pada kinerja dan stabilitas ekonomi seseorang. Oleh karena itu, kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.

Pakar keuangan menyarankan beberapa langkah praktis agar pengelolaan keuangan tidak menjadi sumber stres. Langkah pertama adalah mencatat seluruh pengeluaran secara rinci. Dengan mengetahui ke mana uang digunakan setiap bulan, mulai dari kebutuhan pokok, transportasi, hingga tagihan rutin, seseorang dapat memperoleh gambaran jelas tentang kondisi keuangannya.

Selain itu, pengalokasian gaji yang tepat juga menjadi kunci. Saat menerima gaji, disarankan untuk langsung membagi dana sesuai kebutuhan bulanan, menyisihkan sebagian untuk tabungan, serta menyiapkan dana darurat yang idealnya setara dengan tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan.

Baca juga: Diet Raw Food Kian Populer, Tren Makan Tanpa Masak yang Diklaim Lebih Sehat

Cara menyimpan uang pun perlu diperhatikan. Menggunakan produk perbankan seperti deposito dapat membantu menahan godaan menarik tabungan secara impulsif, karena dana hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu.

Pengendalian pengeluaran juga tak kalah penting. Membatasi belanja di luar anggaran, mengurangi penggunaan kartu kredit, serta menekan pengeluaran yang tidak esensial dapat membantu menjaga kestabilan finansial. Mengubah gaya hidup boros dengan lebih selektif dalam berbelanja, termasuk memilih produk yang lebih terjangkau, juga dinilai efektif.

Dengan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin dan terencana, tekanan finansial dapat dikurangi. Hasilnya, bukan hanya kondisi ekonomi yang lebih sehat, tetapi juga kesehatan mental yang lebih terjaga.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: