Banner Utama

Karangkemiri Banyumas, Desa Wisata yang Menyatukan Alam, Tradisi, dan Edukasi

Wisata
By Vivin  —  On Jan 18, 2026
Caption Foto : Desa Wisata Karangkemiri di Kabupaten Banyumas menawarkan wisata edukasi hingga pesona keindahan alam yang memukai. (Foto : Dok.Dinporabudpar Banyumas).

ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Desa Karangkemiri di Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, kini kian menegaskan posisinya sebagai desa wisata unggulan yang menawarkan pengalaman lengkap bagi wisatawan. Perpaduan antara kekayaan budaya, pesona alam, hingga wisata edukasi menjadikan desa ini destinasi yang cocok bagi keluarga, pelajar, maupun kelompok komunitas dan perusahaan.

Karangkemiri tidak hanya menyuguhkan panorama pedesaan yang asri, tetapi juga mempertahankan beragam tradisi leluhur yang masih hidup dan dijaga oleh masyarakat setempat. Salah satunya adalah Mocokoreng, kesenian tradisional yang memadukan tarian dan musik khas Jawa dengan nilai-nilai filosofis yang sarat makna. Tradisi ini kerap dipentaskan dalam berbagai acara adat dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain Mocokoreng, wisatawan dapat menyaksikan Wayang Clebek, sebuah pertunjukan wayang kulit yang dikemas lebih modern tanpa meninggalkan akar budaya Jawa. Setiap tahunnya, masyarakat juga rutin menggelar Sedekah Bumi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan alam. Ritual ini tidak hanya menjadi peristiwa budaya, tetapi juga momentum kebersamaan warga desa.

Kesenian musik tradisional turut memperkaya daya tarik Desa Karangkemiri. Alunan Kenthongan yang dinamis dan Hadroh yang religius kerap mengiringi berbagai kegiatan desa, menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat yang mencerminkan kuatnya ikatan sosial masyarakat setempat.

Dari sisi wisata alam dan religi, Karangkemiri memiliki sejumlah situs bersejarah yang banyak dikunjungi. Petilasan Mbah Siti Benter dikenal sebagai tempat yang menyimpan nilai sejarah dan dipercaya memiliki aura ketenangan. Sementara itu, petilasan Panembahan Mbah Suryangalam menjadi lokasi ziarah yang sarat cerita mistis dan sejarah lokal. Tak jauh dari sana, pemakaman Mbah Mertajaya menawarkan suasana hening dengan latar alam yang masih alami, cocok bagi pengunjung yang mencari ketenangan batin.

Baca juga: Dorong Revitalisasi Total Wisata Guci, Abdul Fikri Faqih Usulkan Akses Gratis Pancuran 13 untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Kearifan lokal juga menjadi kekuatan utama desa ini. Proses pembuatan gula merah tradisional masih dilakukan secara turun-temurun dengan cara alami dan ramah lingkungan. Selain itu, berbagai produk home industry seperti klanthing, kacang goreng, cistik, sriping, tempe, tahu, hingga kesed menjadi oleh-oleh khas yang diminati wisatawan. Minuman tradisional seperti cau dawet ayu dan bir plethok turut melengkapi kekayaan kuliner desa.

Salah satu ikon wisata Karangkemiri adalah Wahana Edukasi dan Outbound Candi. Berlokasi di kawasan pertanian dan perkebunan yang hijau, wahana ini menawarkan aktivitas edukatif sekaligus rekreatif. Beragam permainan dirancang untuk melatih karakter, kerja sama tim, kepemimpinan, dan keberanian peserta, baik anak-anak, keluarga, hingga kelompok perusahaan.

Dukungan fasilitas yang memadai semakin menambah kenyamanan wisatawan. Homestay yang dikelola warga, area parkir luas, toilet umum, balai pertemuan, hingga warung makan dengan sajian kuliner lokal tersedia untuk menunjang kegiatan wisata.

Dengan keindahan alam yang masih terjaga, budaya yang kuat, serta keterlibatan aktif masyarakat, Desa Karangkemiri menjadi contoh nyata desa wisata berbasis kearifan lokal. Lebih dari sekadar tempat berlibur, Karangkemiri menawarkan pengalaman belajar, berinteraksi, dan menikmati kehidupan pedesaan Jawa yang autentik.

Baca juga: Prambanan Shiva Festival: Dari Ritual Sakral ke Magnet Wisata Budaya Internasional

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: