Banner Utama

Sinergi Pusat–Daerah, Purbalingga Perkuat Pertanian Lewat Peralihan Penyuluh dan Bantuan Alsintan

Daerah
By Hermiana  —  On Dec 31, 2025
Caption Foto : Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif melihat langsung deretan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Program Upland Tahun 2025, di halaman UPTD Perbenihan, Rabu (31/12/2025). (Foto ; Dok. Prokompim Purbalingga).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menandai babak baru penguatan sektor pertanian dengan menggelar Apel Peralihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia, sekaligus penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Program Upland Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman UPTD Perbenihan, Rabu (31/12/2025).

Momentum ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong modernisasi pertanian, khususnya di kawasan dataran tinggi Purbalingga. Sebanyak 108 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Rembang, Karangmoncol, Kejobong, dan Pengadegan menerima bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif.

Jenis alsintan yang disalurkan cukup beragam dan dirancang untuk mendukung aktivitas pertanian dari tahap pengolahan lahan hingga perawatan tanaman. Bantuan itu meliputi 10 unit traktor roda empat, 90 unit traktor roda dua, 58 unit pompa air, serta 488 unit sprayer elektrik.

Bupati Fahmi menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mendongkrak produktivitas lahan pertanian di wilayah dataran tinggi Purbalingga. Menurutnya, peningkatan hasil pertanian akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat pedesaan.

Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan alsintan secara optimal dan berkelanjutan. Kelompok tani dan gabungan kelompok tani diminta untuk menyesuaikan penggunaan alsintan dengan luas lahan, ketersediaan alat yang sudah ada, serta kinerja mesin dalam setiap musim tanam.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

“Jika di wilayah penerima Program Upland jumlah alsintan masih belum mencukupi, maka pemanfaatannya bisa diperluas melalui kerja sama operasional dengan kelompok tani lain di luar lokasi program,” jelasnya.

Selain penyerahan alsintan, apel tersebut juga menjadi penanda resmi peralihan status 149 ASN penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian RI, terdiri dari 91 PNS dan 58 PPPK. Peralihan ini berlaku efektif mulai 1 Januari 2026, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.

Meski status kepegawaian beralih ke pemerintah pusat, Bupati Fahmi memastikan bahwa para penyuluh tetap bertugas di wilayah Kabupaten Purbalingga. Ia menaruh harapan besar agar para penyuluh tetap menjaga kedekatan dengan petani, memahami karakteristik lokal, serta terus menjadi motor penggerak pembangunan pertanian daerah.

“Penyuluh pertanian adalah garda terdepan pembangunan pertanian dan kunci percepatan swasembada pangan. Status boleh berubah, tetapi pengabdian kepada petani Purbalingga harus tetap menjadi prioritas,” pungkasnya.

Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: