ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Lonjakan tekanan darah sering datang tanpa disadari, namun dampaknya bisa berujung serius. Untuk menekan risiko tersebut, para ahli kesehatan merekomendasikan Diet DASH sebagai salah satu pendekatan pola makan paling efektif dalam mengendalikan dan mencegah hipertensi.
DASH merupakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension, sebuah pola makan yang dirancang khusus untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kunci utamanya adalah membatasi asupan garam sekaligus memperbanyak konsumsi nutrisi penting seperti kalium, kalsium, dan magnesium yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah secara alami.
Tak hanya berfokus pada hipertensi, Diet DASH juga dikenal memberi perlindungan lebih luas terhadap berbagai penyakit kronis. Sejumlah penelitian menunjukkan pola makan ini mampu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, osteoporosis, batu ginjal, hingga beberapa jenis kanker.
Sodium atau natrium yang terkandung dalam garam menjadi faktor utama pemicu tekanan darah tinggi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, yang akhirnya meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Karena itu, pengendalian asupan natrium menjadi fondasi utama dalam Diet DASH, terutama bagi penderita hipertensi.
Secara umum, orang dewasa disarankan membatasi konsumsi natrium hingga kurang dari 2.300 miligram per hari, setara dengan satu sendok teh garam. Namun bagi penderita hipertensi, batas ini dianjurkan lebih rendah lagi, yakni sekitar 1.500 miligram per hari atau setara dua pertiga sendok teh garam.
Baca juga: Diet Raw Food Kian Populer, Tren Makan Tanpa Masak yang Diklaim Lebih Sehat
Penerapan Diet DASH tergolong sederhana dan mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Pola makan ini menganjurkan pembatasan makanan tinggi natrium, seperti makanan cepat saji dan produk kemasan, terutama yang berbentuk kalengan. Konsumsi daging merah dan makanan manis juga disarankan untuk dikurangi, begitu pula makanan berkolesterol tinggi serta lemak trans.
Sebaliknya, Diet DASH mendorong peningkatan konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan segar, produk susu rendah lemak, serta sumber protein sehat seperti ikan, daging unggas, dan kacang-kacangan. Gandum utuh juga menjadi pilihan karbohidrat utama yang dianjurkan.
Untuk membantu adaptasi, beberapa langkah sederhana bisa diterapkan, seperti mengurangi penambahan garam saat memasak, mengganti camilan kemasan dengan buah atau yoghurt rendah lemak, serta membatasi porsi daging hingga sekitar 6 ons per hari yang disajikan bersama sayuran.
Dengan pola makan yang seimbang dan disiplin membatasi natrium, Diet DASH tidak hanya membantu mengontrol tekanan darah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Baca juga: Kenali Zona Detak Jantung Saat Olahraga, Kunci Latihan Aman dan Efektif
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.