Banner Utama

Tidur Sehabis Olahraga: Strategi Pemulihan atau Pemicu Gangguan Tidur?

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Feb 12, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Rasa kantuk yang muncul setelah berolahraga sering kali sulit dilawan. Tubuh yang lelah membuat keinginan untuk langsung merebahkan diri dan tertidur terasa begitu menggoda. Dari sudut pandang medis, kondisi ini sebenarnya wajar dan bahkan dapat memberikan manfaat, terutama dalam proses pemulihan tubuh. Namun, jika tidak dilakukan dengan tepat, tidur setelah olahraga juga berpotensi menimbulkan dampak kurang baik.

Mengantuk usai berolahraga umumnya dipicu oleh kerja otot yang intens dan pengeluaran energi yang besar. Kondisi ini lebih sering dialami oleh seseorang yang melakukan latihan berat, mencoba jenis olahraga baru, atau lama tidak beraktivitas fisik. Faktor lain seperti kurangnya asupan energi, dehidrasi, hingga olahraga berlebihan juga dapat memperkuat rasa lelah dan kantuk setelah latihan.

Secara medis, tidur singkat setelah olahraga dapat membantu tubuh melakukan pemulihan alami.

Pertama, tidur berperan penting dalam regenerasi otot. Saat seseorang tertidur, tubuh melepaskan hormon pertumbuhan yang berfungsi memperbaiki jaringan otot yang mengalami mikrocedera selama latihan. Proses ini membuat otot menjadi lebih rileks dan siap digunakan kembali.

Kedua, tidur dapat membantu mengatasi kelelahan fisik dan mental. Tubuh yang dipaksa tetap beraktivitas dalam kondisi lelah justru berisiko mengalami penurunan konsentrasi dan produktivitas. Istirahat sejenak dapat mengembalikan energi dan kebugaran.

Ketiga, tidur setelah olahraga juga berpengaruh terhadap fungsi otak. Istirahat yang cukup membantu meningkatkan fokus, kewaspadaan, serta daya ingat. Bahkan, tidur singkat di siang hari dapat membantu menebus kurang tidur sebelumnya yang sering mengganggu performa harian.

Baca juga: Diet Raw Food Kian Populer, Tren Makan Tanpa Masak yang Diklaim Lebih Sehat

Keempat, kombinasi olahraga dan tidur terbukti berdampak positif pada suasana hati. Aktivitas fisik memicu pelepasan hormon endorfin, sementara tidur membantu menstabilkan emosi. Hasilnya, perasaan menjadi lebih tenang, positif, dan bersemangat.

Risiko Tidur Sehabis Olahraga

Meski memiliki manfaat, tidur setelah olahraga tidak selalu ideal jika dilakukan secara berlebihan atau pada waktu yang kurang tepat.

Salah satu dampaknya adalah menurunnya kualitas tidur. Setelah berolahraga, suhu tubuh dan hormon endorfin meningkat sehingga tubuh berada dalam kondisi lebih waspada. Tidur dalam keadaan ini dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak.

Selain itu, tidur terlalu lama setelah olahraga berpotensi mengganggu tidur malam. Seseorang bisa mengalami kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari akibat jam biologis yang terganggu.

Baca juga: Kenali Zona Detak Jantung Saat Olahraga, Kunci Latihan Aman dan Efektif

Tidur setelah olahraga juga dapat menyebabkan inersia tidur, yaitu kondisi kebingungan, pusing, atau rasa tidak fokus saat bangun tidur. Hal ini biasanya terjadi ketika seseorang terbangun dari fase tidur nyenyak dan dapat berlangsung hingga setengah jam.

Lebih jauh lagi, rasa kantuk ekstrem setelah olahraga bisa menjadi sinyal overtraining. Kondisi ini muncul ketika tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup, sehingga meningkatkan risiko cedera, nyeri otot berkepanjangan, hingga penurunan performa latihan.

Tips Tidur Aman Setelah Olahraga

Tidur setelah olahraga sebenarnya boleh dilakukan, asalkan mengikuti aturan yang tepat. Para ahli menyarankan tidur singkat selama sekitar 25–30 menit agar tubuh tetap segar tanpa mengganggu tidur malam. Memasang alarm dapat membantu mencegah tidur terlalu lama.

Menciptakan suasana tidur yang nyaman, seperti meredupkan lampu dan menghindari kebisingan, juga dapat meningkatkan kualitas istirahat. Waktu terbaik untuk tidur setelah olahraga adalah siang hari, sekitar pukul 13.00–15.00. Tidur di sore hari sebaiknya dihindari karena berisiko mengganggu waktu tidur malam.

Baca juga: Di Tengah Ancaman Iklim, Indonesia Catat Rekor Terendah Kematian DBD

Tak kalah penting, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih sebelum dan setelah tidur. Dengan pola istirahat yang tepat, manfaat olahraga bisa dirasakan secara optimal tanpa mengorbankan kualitas tidur.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: