ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN — Kepolisian Resor Kebumen tengah mendalami peristiwa tragis yang menewaskan seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen saat menjalankan tugas evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Alian, Senin (2/2/2026). Insiden ini menyita perhatian publik karena terjadi ketika aparat gabungan sedang melakukan upaya penanganan kemanusiaan.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap secara detail kronologi kejadian serta memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas Satpol PP. Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa di lapangan,” ujar AKBP Putu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Dukuh Krajan RT 002 RW 003, Desa Krakal, Kecamatan Alian. Korban diketahui berinisial MA, seorang anggota Satpol PP Kebumen yang berdomisili di wilayah Kabupaten Kebumen.
Sementara itu, terduga pelaku bernama Ruwadi, warga setempat, yang berdasarkan informasi awal diduga merupakan ODGJ. Proses evakuasi dilakukan oleh tim Puskesmas Alian dengan melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, perangkat desa, hingga keluarga terduga pelaku.
Baca juga: Polresta Surakarta Amankan 17 Anak Terlibat Perang Sarung di Sukoharjo
Membawa Sajam
Menurut keterangan kepolisian, situasi berubah menjadi tidak terkendali saat terduga pelaku keluar dari rumah sambil membawa sejumlah senjata tajam dan benda berbahaya, antara lain sabit, pisau daging, serta linggis. Saat petugas berupaya mengamankan dan membawa yang bersangkutan ke ambulans, pelaku melakukan perlawanan dengan mengayunkan senjata ke arah petugas.
Upaya petugas untuk melucuti senjata tidak membuahkan hasil. Dalam situasi tersebut, korban MA menjadi sasaran serangan dan mengalami luka sayat serius yang mengakibatkan pendarahan hebat. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar 30 menit kemudian.
Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah bercak darah di jalan depan rumah dan area halaman. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sabit, satu pisau daging, serta satu linggis yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menjelaskan, penanganan perkara saat ini dilakukan secara terpadu oleh Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Kebumen.
Baca juga: Penembakan Misterius di Kedungwuni, Polres Pekalongan Siaga 24 Jam
“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami mendalami setiap tahapan kejadian, termasuk prosedur evakuasi dan langkah penanganan terhadap terduga pelaku sesuai SOP dan ketentuan hukum yang berlaku,” kata AKP Yofi.
Kasus ini menjadi perhatian serius, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga sebagai evaluasi terhadap mekanisme penanganan ODGJ agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.