Banner Utama

Menelusuri Sejarah Klenteng Sam Poo Kong, Ikon Wisata Religi Kota Semarang

Wisata
By Vivin  —  On Jan 17, 2026
Caption Foto : Klenteng Sam Poo Kong, salah satu ikon wisata religi di Kota Semarang yang banyak dikunjungi wisatawan. (Foto ; Dok. IG WisataSamPooKong).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG - Klenteng Sam Poo Kong menjadi salah satu ikon bersejarah paling terkenal di Kota Semarang, Jawa Tengah. Tempat ibadah yang sarat nilai budaya ini bukan hanya penting bagi umat Tionghoa, tetapi juga menjadi simbol akulturasi budaya yang telah berlangsung ratusan tahun di Nusantara.

Sejarah Klenteng Sam Poo Kong tidak bisa dilepaskan dari sosok Laksamana Cheng Ho atau Zheng He, seorang pelaut dan penjelajah legendaris dari Tiongkok. Pada abad ke-15, armada Cheng Ho singgah di pesisir Semarang dalam pelayaran besarnya ke Asia Tenggara. Konon, klenteng ini awalnya merupakan sebuah gua tempat Cheng Ho beristirahat sekaligus berdoa selama berada di Jawa. Seiring waktu, lokasi tersebut kemudian berkembang menjadi tempat ibadah dan penghormatan terhadap Cheng Ho.

Kompleks Klenteng Sam Poo Kong memiliki arsitektur yang khas dan memukau. Bangunan-bangunannya didominasi warna merah dan emas, lengkap dengan atap melengkung bergaya Tiongkok. Di dalam area klenteng terdapat beberapa bangunan utama, seperti pagoda, altar pemujaan, hingga balai pengobatan tradisional. Patung Laksamana Cheng Ho yang berdiri megah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Tak hanya sebagai tempat ibadah, Klenteng Sam Poo Kong juga berkembang menjadi destinasi wisata budaya dan religi. Setiap tahunnya, klenteng ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat perayaan Imlek dan peringatan kedatangan Cheng Ho. Pengunjung juga dapat menikmati museum yang menyimpan berbagai artefak sejarah, diorama perjalanan Cheng Ho, serta informasi tentang hubungan dagang dan budaya antara Tiongkok dan Nusantara.

Di sekitar kawasan klenteng, wisatawan bisa menemukan beragam warung makan dan kios suvenir yang menjual pernak-pernik khas Tionghoa. Suasana kawasan yang tertata rapi dan penuh nuansa sejarah menjadikan Klenteng Sam Poo Kong bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang edukasi dan wisata yang memperkaya pengetahuan tentang keberagaman budaya Indonesia.

Baca juga: Dorong Revitalisasi Total Wisata Guci, Abdul Fikri Faqih Usulkan Akses Gratis Pancuran 13 untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Klenteng Sam Poo Kong hingga kini tetap berdiri sebagai saksi bisu perjalanan sejarah, toleransi, dan perpaduan budaya yang harmonis di Kota Semarang.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: