Banner Utama

Bangun Pagi Masih Mengantuk? Ini 9 Penyebab yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jan 30, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Pernah bangun pagi dengan segudang rencana, tapi tubuh tetap terasa lemas dan mata sulit terbuka? Ternyata, ngantuk di pagi hari tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur. Banyak faktor tersembunyi yang bisa membuat tubuh tetap mengantuk meski sudah beristirahat semalaman.

Dokter tidur dan ahli kesehatan menjelaskan, kebiasaan sehari-hari, kondisi medis, hingga efek samping obat bisa menjadi pemicu kantuk pagi. Tidak hanya mengganggu konsentrasi, ngantuk yang terus-menerus juga berpotensi menurunkan produktivitas kerja atau belajar. Berikut beberapa penyebab yang perlu diperhatikan:

1. Kurang tidur
Ini mungkin penyebab paling umum. Aktivitas malam yang padat, seperti lembur kerja atau begadang, membuat durasi tidur berkurang dan tubuh tidak mendapatkan istirahat optimal. Untuk orang dewasa, waktu tidur ideal adalah 7–9 jam per malam.

2. Siklus tidur alami tubuh
Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian yang membuat kita merasa mengantuk di dua periode utama: larut malam (antara tengah malam hingga 7 pagi) dan siang hari (sekitar pukul 13.00–16.00). Jika jam tidur terganggu, risiko mengantuk di pagi hari meningkat.

3. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan bisa mengurangi aliran darah ke otak, memicu rasa lelah dan kantuk. Dehidrasi juga dapat menimbulkan mulut kering, gangguan pernapasan, dan kram kaki yang mengganggu kualitas tidur.

Baca juga: Diet Raw Food Kian Populer, Tren Makan Tanpa Masak yang Diklaim Lebih Sehat

4. Efek samping obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat menyebabkan kantuk, termasuk antipsikotik, antidepresan, antihistamin, obat jantung, obat tiroid, dan obat asma. Jika merasa kantuk tidak wajar, periksakan efek samping obat yang sedang dikonsumsi ke dokter.

5. Konsumsi kafein sebelum tidur
Kopi, teh, atau minuman berkafein lain memang bisa meningkatkan energi, tetapi jika dikonsumsi menjelang tidur, kafein dapat mengganggu kualitas tidur. Efeknya bisa bertahan hingga 6 jam dalam tubuh.

6. Minuman beralkohol
Alkohol mungkin membuat kantuk sementara, tetapi sebenarnya mengganggu siklus tidur dan kualitas istirahat. Konsumsi alkohol sebelum tidur berisiko membuat tubuh tetap lelah dan konsentrasi menurun keesokan harinya.

7. Gangguan tidur
Beberapa orang tetap mengantuk karena adanya gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, narkolepsi, hipersomnia, atau sindrom kaki gelisah. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan dokter untuk diagnosis dan penanganan tepat.

8. Penyakit tertentu
Kelelahan pagi hari bisa menjadi gejala berbagai penyakit, misalnya anemia, gangguan tiroid, diabetes, gagal jantung, penyakit ginjal, asma, hingga masalah pencernaan. Mengantuk kronis sebaiknya jangan diabaikan, terutama jika disertai gejala lain.

Baca juga: Kenali Zona Detak Jantung Saat Olahraga, Kunci Latihan Aman dan Efektif

9. Gangguan psikologis
Stres berat, kecemasan, dan depresi juga berperan besar dalam kualitas tidur. Kondisi psikologis ini bisa menyebabkan insomnia dan membuat tubuh tetap mengantuk di pagi hari.

Spesialis tidur menekankan pentingnya mengenali penyebab kantuk yang dialami. “Mengantuk di pagi hari bukan sekadar masalah malas atau kurang tidur. Bisa jadi tubuh memberi sinyal adanya gangguan kesehatan atau kebiasaan tidur yang tidak tepat,” ujar Dr. Amanda Hartono, pakar kesehatan tidur.

Dengan memahami penyebabnya, kita bisa melakukan langkah pencegahan, mulai dari mengatur waktu tidur, menjaga hidrasi, hingga memeriksakan kesehatan bila perlu. Bangun pagi pun bisa menjadi lebih segar dan produktif.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: