Banner Utama

Fatalitas Kecelakaan Turun Tajam Selama Mudik Nataru, Korlantas Perketat Pengawasan Truk Besar

Nasional
By Ariyani  —  On Dec 27, 2025
Caption Foto : Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto : Dok. Polri).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat capaian positif dalam pengamanan arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Angka kecelakaan lalu lintas yang berujung korban meninggal dunia dilaporkan menurun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi sementara, penurunan fatalitas kecelakaan mencapai 23,23 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari sinergi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta peningkatan kepatuhan pengguna jalan.

“Dari evaluasi yang kami lakukan hari ini, alhamdulillah angka kecelakaan dengan korban meninggal dunia turun hingga 23,23 persen,” kata Irjen Pol Agus.

Meski menunjukkan tren positif, Korlantas Polri tidak mengendurkan pengawasan. Salah satu fokus utama adalah penertiban kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih yang melanggar pembatasan operasional selama masa libur panjang Nataru.

Irjen Pol Agus menegaskan, kendaraan berat tersebut dilarang melintas di jalan tol dan hanya diperbolehkan melintas di jalan arteri pada jam tertentu, yakni mulai pukul 17.00 WIB hingga dini hari. Pelanggaran akan ditindak tegas melalui tilang, teguran, hingga pengeluaran kendaraan dari ruas tol.

Baca juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Penguatan Takwa dan Kemajuan Peradaban

“Kami melakukan penegakan hukum secara konsisten. Ini demi keselamatan seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pengusaha angkutan barang agar turut bertanggung jawab dengan memastikan para pengemudi mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, Operasi Natal dan Tahun Baru merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan melindungi keselamatan masyarakat.

Selain aspek keselamatan, Korlantas Polri turut memantau pergerakan arus kendaraan. Hingga Jumat (26/12), tercatat sekitar 1,36 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta. Angka tersebut setara dengan 47 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang diperkirakan keluar dari Ibu Kota menuju jalur Trans Jawa dan Sumatra.

Irjen Pol Agus menyebut puncak arus mudik terjadi pada 24 Desember 2025. Sementara itu, kepadatan sempat terjadi di sejumlah destinasi wisata populer seperti Gadog, kawasan Malioboro Yogyakarta, serta Karanganyar di Jawa Tengah. Namun, kondisi tersebut berhasil diurai melalui penerapan rekayasa lalu lintas di tingkat kewilayahan.

“Kepadatan menuju kawasan wisata memang tidak terhindarkan, tetapi jajaran di lapangan sudah melakukan langkah antisipatif,” jelasnya.

Baca juga: Sambut Ramadan 2026, Kemendag Buka Pasar Murah, 75 UMKM Ramaikan Lapangan Pejambon

Ia juga mengakui adanya perlambatan arus di beberapa ruas tol akibat kecelakaan lalu lintas pada pagi hari. Situasi tersebut, kata dia, dapat segera diatasi melalui pengaturan lalu lintas dan penerapan contraflow.

Menjelang arus balik, Korlantas Polri memprediksi puncak kepadatan akan bergeser hingga 4 Januari 2026. Pergeseran ini dipengaruhi oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang memberi fleksibilitas waktu bagi masyarakat untuk kembali ke Jakarta.

“Awalnya diperkirakan puncak arus balik terjadi 2 Januari, namun dengan adanya WFA, kemungkinan bergeser ke 4 Januari,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Korlantas Polri akan melakukan penebalan personel di sejumlah titik strategis. Diperkirakan sekitar 2,8 juta kendaraan akan bergerak kembali menuju Jakarta dari berbagai wilayah, baik melalui Trans Jawa maupun jalur penyeberangan dari Sumatra.

Seluruh pergerakan arus balik tersebut akan dikelola secara terpadu dengan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan contraflow dan sistem satu arah (one way) jika diperlukan.

Baca juga: Di Tengah Ancaman Iklim, Indonesia Catat Rekor Terendah Kematian DBD

“Kami sudah menyiapkan seluruh skenario. Apapun dinamika di lapangan, kami pastikan arus balik tetap aman, lancar, dan terkendali,” pungkas Irjen Pol Agus.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: