ORBIT-NEWS.COM, CILACAP - Upaya pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari operasi tanpa henti, seorang pelajar yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Dewaruci, Jatimalang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan pada Senin (22/12/2025). Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Izzedin Bintang Yunus (16), seorang siswa asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jenazah korban ditemukan oleh nelayan di perairan sebelah timur lokasi kejadian awal, sekitar dua mil laut dari titik terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP).
Kepala Kantor SAR Cilacap menyampaikan bahwa laporan penemuan jenazah diterima pada pukul 10.45 WIB. Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Korban kemudian dibawa ke RSUD Tjitrowardoyo Purworejo guna penanganan lebih lanjut.
"Jenazah ditemukan di koordinat 7°54'24.91" LS dan 109°58'45.93" BT, sekitar dua mil laut ke arah timur dari LKP," jelasnya.
SRU 3 melakukan pemantauan udara dengan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Perluasan area pencarian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan arah arus dan gelombang laut yang cukup kuat selama beberapa hari terakhir.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu, (20/12/2025), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama rombongan 72 siswa dan 12 guru pendamping dari SMA HSI Boarding School Baledono melakukan kegiatan long march menuju Pantai Dewaruci Jatimalang.
Rombongan tiba di pantai sekitar pukul 14.00 WIB dan sempat beristirahat sebelum bermain air di tepi pantai. Sekitar dua jam kemudian, korban dilaporkan bermain agak ke tengah, tepat di area palung pantai. Tanpa disadari, korban terseret arus kuat yang langsung membawanya ke tengah laut. Upaya penyelamatan awal sempat dilakukan, namun derasnya arus dan gelombang membuat korban dengan cepat menghilang dari pandangan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.