ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Upaya preventif aparat kepolisian kembali membuahkan hasil. Polres Kebumen melalui jajaran Polsek Karanganyar berhasil menggagalkan dugaan aksi tawuran antar pelajar yang melibatkan empat remaja, Jumat (23/1/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan senjata tajam jenis klewang dengan panjang sekitar 1,5 meter yang diduga kuat akan digunakan untuk bentrokan.
Keempat remaja itu diamankan saat petugas melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di sepanjang Jalan Nasional III Kebumen, tepatnya di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Karanganyar, sekitar pukul 02.00 WIB. Gerak-gerik mencurigakan para remaja menarik perhatian petugas patroli yang kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, dari hasil pemantauan di lapangan, terdapat indikasi kuat bahwa para remaja tersebut tengah bersiap melakukan aksi tawuran. “Saat patroli KRYD, anggota Polsek Karanganyar mendapati sekelompok remaja dengan perilaku mencurigakan. Setelah diamankan, kami melakukan penyisiran di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Dari hasil penyisiran itu, petugas menemukan senjata tajam jenis klewang yang disembunyikan di semak-semak tidak jauh dari lokasi penangkapan. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan rencana tawuran yang berpotensi membahayakan keselamatan para pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan
Usai diamankan, keempat remaja langsung dibawa ke Mapolsek Karanganyar untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut. Kepolisian juga akan melakukan pendalaman, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta asal-usul senjata tajam tersebut.
Kapolres Kebumen menegaskan, patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah aksi kekerasan dan kenakalan remaja. Ia juga mengimbau peran aktif orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi serta membina generasi muda agar tidak terjerumus pada tindakan yang merugikan masa depan mereka sendiri.