Banner Utama

Mahasiswa UIN Saizu Hadirkan Pendampingan Psikososial bagi Korban Banjir di Purbalingga

Banyumas Raya Pendidikan
By Hermiana  —  On Feb 05, 2026
Caption Foto : Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto melakukan pendampingan psikososial untuk korban banjir Purbalingga. (Foto ; Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melakukan aksi kemanusiaan dengan mendampingi warga terdampak banjir di Desa Sambas, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini digelar di posko pengungsian Villa Eyyang Uti, yang menampung sekitar 10 keluarga korban banjir.

Berbeda dengan bantuan logistik pada umumnya, kehadiran mahasiswa ini fokus pada pendampingan psikososial, terutama bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana. Mereka menghadirkan suasana ceria melalui permainan edukatif, nyanyian, dan aktivitas kreatif seperti mewarnai dan permainan tebak huruf.

“Kami ingin anak-anak tetap merasa aman dan senang, meski tengah menghadapi situasi sulit. Kegiatan sederhana seperti bermain bersama bisa membantu mengurangi tekanan psikologis mereka,” ujar M. Alfin Kamal, Ketua HMPS BKI UIN Saizu Purwokerto.

Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa bekerja sama dengan relawan lintas instansi, termasuk TNI, Polri, tenaga psikolog, serta mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Para ibu pengungsi juga diajak mengikuti senam bersama, sebagai bagian dari upaya pemulihan mental dan fisik warga terdampak.

Alfin menegaskan bahwa program HMPS BKI Peduli Bencana merupakan implementasi nyata dari keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam, sekaligus bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4

“Tidak hanya bantuan fisik yang dibutuhkan masyarakat pasca-bencana. Dukungan mental dan emosional sama pentingnya agar mereka bisa bangkit kembali,” kata Alfin. Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial ini juga menumbuhkan kepekaan sosial sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. HMPS BKI UIN Saizu Purwokerto berharap program pendampingan psikososial dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di Sambas, tapi juga di berbagai wilayah yang membutuhkan.

“Harapannya, mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat, bukan hanya di ruang kuliah. Semangat kemanusiaan ini harus terus hidup di tengah masyarakat,” tutur Alfin.

Selain memberikan bantuan psikososial, kegiatan ini juga menjadi refleksi kepedulian mahasiswa UIN Saizu Purwokerto terhadap masyarakat terdampak bencana. Pendampingan yang diberikan tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun harapan dan motivasi bagi pengungsi untuk menghadapi situasi sulit dan memulai pemulihan.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: