Banner Utama

Bekali Generasi Digital, Dinkominfo Banjarnegara Edukasi Siswa SMA Wanadadi

Banyumas Raya Pendidikan
By Vivin  —  On Jan 28, 2026
Caption Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan edukasi literasi digital bertajuk Kominfo Goes to School di SMA Negeri 1 Wanadadi, Rabu (28/1/2026). (Foto : Dok. Kominfo Banjarnegara).

ORBIT-NEWS.COM, BANJARNEGARA – Perkembangan teknologi digital yang semakin masif menuntut generasi muda memiliki kecakapan lebih dari sekadar kemampuan menggunakan gawai. Menyadari hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan edukasi literasi digital bertajuk Kominfo Goes to School di SMA Negeri 1 Wanadadi, Rabu (28/1/2026).

Program ini dirancang untuk membekali pelajar agar mampu memanfaatkan internet secara cerdas, beretika, dan aman, sekaligus memahami risiko yang mengintai di ruang digital. Para siswa diajak mengenali peran mereka sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi, atau yang kerap disebut sebagai generasi Homo Digitalis.

Kepala Dinkominfo Banjarnegara, Sagiyo menilai, tantangan pengasuhan dan pendidikan remaja di era digital jauh lebih kompleks dibandingkan masa lalu. Akses informasi yang begitu terbuka membuat batas antara ruang privat dan dunia luar semakin kabur.

“Dulu orang tua merasa aman cukup dengan memastikan anak berada di rumah. Sekarang, dunia luar justru hadir melalui layar ponsel. Teknologi memang membantu banyak hal, tetapi juga membawa risiko yang perlu disadari sejak dini,” ujarnya.

Sagiyo juga mengingatkan dampak penggunaan gawai yang tidak terkendali, mulai dari gangguan kesehatan fisik hingga masalah psikologis. Salah satunya adalah Nomophobia, kondisi cemas berlebihan ketika seseorang jauh dari ponsel.

Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4

Pilar Literasi Digital

Dalam sesi materi, tim Dinkominfo Banjarnegara melalui Arif Widodo Al-Azis menguraikan empat pilar utama literasi digital yang perlu dimiliki pelajar. Pertama, digital skill, yakni kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence sebagai pendukung kegiatan belajar.

Kedua, digital ethics, yang menekankan pentingnya etika dan kesantunan dalam berkomunikasi di media sosial. Ketiga, digital safety, yaitu kesadaran untuk melindungi data pribadi dan mewaspadai berbagai bentuk kejahatan siber. Terakhir, digital culture, yakni membangun perilaku digital yang selaras dengan nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Salah satu topik yang paling menyita perhatian siswa adalah pembahasan mengenai love scamming, modus penipuan berkedok hubungan asmara yang kini kian marak di media sosial. Dinkominfo mencatat, sejumlah kasus di Banjarnegara bahkan menyasar kalangan remaja.

“Biasanya pelaku menampilkan profil yang tampak ideal, membangun kedekatan secara cepat, lalu berujung pada permintaan uang atau ancaman penyalahgunaan foto pribadi. Jika menemui hal semacam ini, jangan diam. Segera lapor ke pihak berwenang,” tegas Azis, seraya menyebutkan kanal pengaduan resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala SMA Negeri 1 Wanadadi, Nita Ruliana, S.Pd., M.Pd., menilai edukasi literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pelajar di tengah derasnya arus informasi.

“Anak-anak tidak mungkin dijauhkan dari dunia digital. Yang terpenting adalah bagaimana mereka memahami risiko dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang acara. Salah satu siswa, Kurniawan Aji Ramadan, mengaku mendapatkan sudut pandang baru tentang peran internet dalam pengembangan diri.

“Sekarang saya jadi lebih paham bahwa internet bukan hanya hiburan, tapi juga sarana belajar, mencari peluang, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” katanya.

Baca juga: Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polresta Banyumas Tingkatkan Patroli di Jam Rawan

Kegiatan Kominfo Goes to School ditutup dengan pemberian apresiasi kepada siswa yang aktif bertanya dan berdiskusi, sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan berbudaya digital.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: