Banner Utama

6 Kesalahan Intermittent Fasting yang Sering Terjadi, Bisa Ganggu Kesehatan Jika Diabaikan

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Apr 25, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Pola makan intermittent fasting semakin populer sebagai cara praktis menurunkan berat badan. Namun di balik tren tersebut, banyak orang justru melakukan kesalahan tanpa disadari, yang berpotensi membuat manfaatnya tidak maksimal hingga memicu gangguan kesehatan.

Intermittent fasting sendiri merupakan metode pengaturan waktu makan dan puasa dalam periode tertentu, seperti pola 16:8 atau 5:2. Jika dijalankan dengan benar, pola ini dapat membantu mengontrol asupan kalori dan menjaga berat badan. Sayangnya, kurangnya pemahaman membuat sebagian orang keliru dalam menerapkannya.

Berikut sejumlah kesalahan intermittent fasting yang kerap terjadi, terutama pada pemula:

  1. Kurang Minum Air Putih
    Banyak orang terlalu fokus pada jadwal makan, namun mengabaikan kebutuhan cairan. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi yang ditandai dengan lemas, pusing, hingga menurunnya konsentrasi.
  2. Konsumsi Makanan Tidak Sehat
    Saat memasuki jendela makan, sebagian orang justru memilih makanan tinggi gula, lemak trans, atau gorengan. Kebiasaan ini dapat menghambat manfaat puasa dan meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes dan gangguan jantung.
  3. Pola Tidur Berantakan
    Tidur larut malam atau kurang istirahat juga menjadi kesalahan umum. Padahal, kualitas tidur berpengaruh pada metabolisme dan efektivitas puasa yang dijalani.
  4. Terlalu Membatasi Kalori
    Mengurangi asupan kalori secara drastis dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi penting. Dampaknya, tubuh menjadi lemas, mudah pusing, bahkan berisiko mengalami defisiensi gizi.
  5. Mengabaikan Kondisi Kesehatan
    Tidak semua orang cocok menjalani intermittent fasting. Ibu hamil, menyusui, atau penderita penyakit tertentu sebaiknya tidak memaksakan diri tanpa konsultasi medis.
  6. Tidak Konsisten Pola Makan
    Sebagian orang kembali ke kebiasaan makan tidak sehat setelah berhasil berpuasa. Padahal, konsistensi pola makan seimbang sangat penting untuk mendapatkan hasil jangka panjang.

Tips Aman Menjalani Intermittent Fasting

Agar manfaat intermittent fasting bisa dirasakan secara optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Baca juga: Daftar Buah Tinggi Gula yang Perlu Diwaspadai, Ini Dampaknya dan Cara Aman Mengonsumsinya

  • Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, dan protein tanpa lemak
  • Jaga waktu tidur agar tetap cukup dan teratur
  • Hindari berpuasa saat kondisi tubuh tidak fit tanpa saran dokter

Jika selama menjalani puasa muncul gejala seperti lemas berlebihan, pusing, atau tubuh terasa tidak sehat, sebaiknya segera hentikan dan konsultasikan ke tenaga medis.

Pada dasarnya, intermittent fasting dapat memberikan manfaat jika dilakukan dengan benar dan sesuai kondisi tubuh. Memahami serta menghindari berbagai kesalahan menjadi kunci agar pola makan ini tetap aman dan efektif.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: