ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi dan keuangan terus digencarkan. Salah satunya melalui Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Purwokerto dan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di wilayah tersebut.
Program ini resmi dimulai melalui kegiatan kick off dan kuliah umum yang digelar di Purwokerto, Rabu (15/4/2026), sebagai tahap lanjutan bagi mahasiswa yang telah lolos seleksi administrasi. Para peserta selanjutnya akan mengikuti proses wawancara untuk menentukan penerima bantuan pendidikan kebanksentralan.
Wakil Rektor III UIN Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Sunhaji, menilai program tersebut sebagai peluang strategis bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas prospek karier di sektor keuangan.
“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Mahasiswa yang terpilih harus mampu memanfaatkan setiap proses pembelajaran sebagai bekal menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang perbankan dan kebanksentralan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat posisi perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan Bank Indonesia menjadi salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama di tengah pesatnya digitalisasi sektor keuangan.
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Purwokerto, Christoveny, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan global melalui penguatan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh.
“Program Pendidikan Kebanksentralan tidak sekadar memberikan bantuan dana pendidikan, tetapi juga mencakup pelatihan, pembekalan, hingga sertifikasi. Tujuannya agar mahasiswa memiliki keseimbangan antara kemampuan teknis dan soft skill,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa kualitas SDM menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan nasional. Dengan SDM yang unggul, diharapkan lahir inovasi dan produktivitas yang mampu meningkatkan daya saing bangsa.
Baca juga: Polresta Banyumas Ungkap Penimbunan BBM Subsidi, Pelaku Gunakan Mobil Modifikasi dan Puluhan Jerigen
Program ini dibangun melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan literasi kebanksentralan, pemberian bantuan pendidikan, serta dukungan penelitian di bidang ekonomi dan moneter.
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Purwokerto, seperti UIN Saizu, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam. Hal ini mencerminkan bahwa pemahaman kebanksentralan kini menjadi kebutuhan lintas sektor, tidak hanya terbatas pada bidang ekonomi.
Selain pembukaan program, agenda juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Indonesia dan tiga perguruan tinggi sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pengembangan pendidikan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kuliah umum bertema peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang diikuti secara hybrid oleh peserta.
Baca juga: Banyumas Perkuat Layanan Kesehatan Ibu, Gerakan GURIH MASS Jadi Strategi Tekan AKI dan AKB
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.