ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menjadi momentum meningkatnya pergerakan masyarakat di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto. Lonjakan jumlah penumpang terlihat sejak sehari menjelang libur hingga puncak hari pertama perayaan.
Data operasional menunjukkan, pada Jumat (13/2/2026) atau sehari sebelum libur, sebanyak 13.213 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto. Angka ini melonjak signifikan pada Sabtu (14/2/2026), bertepatan dengan hari pertama libur Imlek, menjadi 15.203 penumpang. Jumlah tersebut naik 52 persen dibandingkan hari normal yang rata-rata melayani sekitar 10.000 penumpang per hari.
Hingga Minggu (15/2/2026) siang, volume keberangkatan tercatat mencapai 13.238 penumpang dan masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
Tak hanya arus keberangkatan, kedatangan penumpang pun menunjukkan tren serupa. Pada Sabtu (14/2/2026), sebanyak 18.922 pelanggan tercatat turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto. Sementara pada Minggu (15/2/2026), angka kedatangan mencapai 18.552 penumpang. Secara persentase, jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata berada di kisaran 11.000 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut peningkatan ini sebagai indikasi tingginya mobilitas masyarakat dalam memanfaatkan momen libur panjang.
Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya
“Pada hari pertama libur Imlek, jumlah penumpang yang berangkat mengalami peningkatan 52 persen dibandingkan hari biasa,” ujarnya.
Di antara sejumlah stasiun yang berada di bawah wilayah Daop 5, Stasiun Purwokerto masih menjadi titik dengan aktivitas tertinggi. Rata-rata sekitar 6.000 penumpang berangkat dan 8.000 penumpang datang setiap harinya selama periode libur. Selain itu, mobilitas penumpang juga terpantau padat di Stasiun Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Cilacap, dan Gombong.
Mengantisipasi lonjakan ini, KAI memastikan kesiapan layanan secara menyeluruh, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, keandalan perjalanan kereta api, hingga pelayanan pelanggan di stasiun. Penumpang juga diimbau datang lebih awal, setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, guna menghindari antrean dan risiko tertinggal kereta. Selain itu, pelanggan diingatkan membawa barang secukupnya demi kenyamanan bersama selama perjalanan.
Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.