ORBIT-NEWS.COM, TEGAL – Ratusan warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, terpaksa mengungsi setelah hujan deras memicu bencana tanah bergerak awal Februari 2026. Untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, Kementerian Sosial (Kemensos) langsung mendirikan dapur umum lapangan yang mampu memproduksi 1.000 nasi bungkus per hari.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, petugas di lapangan terus melakukan evakuasi, pendataan, serta distribusi bantuan.
“Dapur umum ini merupakan bagian dari upaya memastikan pemenuhan kebutuhan warga terdampak secara cepat dan tepat,” kata Gus Ipul, Kamis (5/2/2026).
Bencana tanah bergerak bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Padasari pada Senin (2/2/2026). Retakan tanah muncul di beberapa permukiman pada sore hari, dan kondisi memburuk saat hujan deras kembali mengguyur pada tengah malam, menyebabkan sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak.
Dampak bencana mencakup empat RW di desa tersebut. Warga terdampak yang mengungsi berjumlah 728 jiwa atau 255 keluarga, tersebar di masjid, sekolah, dan pondok pesantren. Selain itu, kerusakan materiil juga meliputi jalan desa dan kabupaten, jembatan, irigasi, mushola, serta beberapa sekolah dan pondok pesantren.
Baca juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Penguatan Takwa dan Kemajuan Peradaban
Kemensos bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten, TNI, Polri, Tagana, serta relawan, terus melakukan evakuasi, asesmen, dan pendataan kebutuhan warga. Pemerintah Kabupaten Tegal juga menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan mendirikan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Bergerak Desa Padasari. Dengan koordinasi lintas instansi dan bantuan dapur umum yang berjalan, diharapkan warga Padasari tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya hingga kondisi lingkungan kembali aman untuk dihuni.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.