ORBIT-NEWS.COM, TEGAL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal pada awal Februari 2026 memicu bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, yang menimpa ratusan rumah dan fasilitas umum. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan senilai Rp210 juta untuk menangani dampak bencana tersebut.
Bencana ini mulai terjadi pada Minggu (1/2/2026) dan mencapai puncaknya pada Senin (2/2/2026). Akibat pergerakan tanah, sebanyak 104 rumah warga mengalami kerusakan, dengan sekitar 80 rumah rusak berat hingga roboh. Dampaknya dirasakan oleh 150 kepala keluarga atau sekitar 470 jiwa. Sejumlah 17 warga dari lima keluarga bahkan terpaksa mengungsi sementara di SDN Padasari 01.
Tidak hanya permukiman warga, infrastruktur desa juga terdampak parah. Jalan desa dan kabupaten mengalami retakan, jembatan serta bendung irigasi rusak, sementara fasilitas pendidikan, keagamaan, dan kesehatan, termasuk Pondok Pesantren Al-Adalah, ikut terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penanganan darurat telah dilakukan melalui koordinasi intensif antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Rp210 juta sudah kita alokasikan dan disalurkan ke lokasi. Bupati Tegal telah melaporkan bahwa bantuan sudah diterima,” ujarnya saat menghadiri acara Outlook Ekonomi Soloraya 2026 di Surakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Luthfi menambahkan, pihaknya juga melakukan pengecekan lapangan secara berkala dan menyiapkan opsi penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan relokasi warga atau perbaikan infrastruktur.
“Prinsipnya, bantuan sudah sampai di lokasi, dan koordinasi terus berjalan agar warga segera bisa kembali beraktivitas normal,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana memastikan tim BPBD setempat terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, termasuk pendataan rumah rusak dan kebutuhan mendesak warga.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.