ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) membuka babak baru perjalanan institusi pendidikan tinggi ini dengan menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor periode 2026–2030. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Justitia Lantai 2 Fakultas Hukum Unsoed ini dihadiri sekitar 180 peserta, mulai dari anggota senat, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Empat bakal calon rektor Unsoed tampil memaparkan gagasan strategis mereka, yaitu Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU, ASEAN Eng, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc, dan Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menekankan pentingnya momen ini. “Penyampaian visi dan misi menjadi ruang strategis bagi sivitas akademika menilai gagasan calon rektor secara objektif. Proses ini mencerminkan komitmen Unsoed terhadap pemilihan yang transparan, demokratis, dan berorientasi pada kemajuan institusi,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar hingga terpilih rektor terbaik yang mampu membawa Unsoed semakin berdaya saing dan berdampak bagi masyarakat.”
Setiap calon menampilkan perspektif unik terkait pengembangan Unsoed:
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
Prof. Ali Rokhman menekankan pentingnya pengembangan sumber daya pedesaan dan kearifan lokal, dengan target menjadikan Unsoed diakui dunia pada 2034. Prof. Akhmad Sodiq menyoroti transformasi universitas agar berdampak luas dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui inovasi perdesaan. Dr. Adi Indrayanto memfokuskan pada tata kelola sehat, riset terapan perdesaan, dan daya saing internasional berbasis kearifan lokal. Sementara itu, Dr. Khavid Faozi menekankan pendidikan inklusif, hilirisasi riset, dan inovasi berkelanjutan untuk mewujudkan universitas yang berdampak nyata.
Usai paparan, Senat Unsoed mengadakan rapat tertutup untuk menilai dan memilih tiga calon rektor dengan perolehan suara terbanyak dari 79 anggota. Hasilnya, Prof. Akhmad Sodiq, Prof. Ali Rokhman, dan Dr. Adi Indrayanto lolos ke tahap berikutnya dan akan diusulkan ke Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada April 2026 untuk penetapan rektor, dengan porsi suara Menteri sebesar 35 persen.
Proses ini menegaskan komitmen Unsoed terhadap kepemimpinan yang visioner, profesional, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi pembangunan nasional berbasis kearifan lokal. Sebagai lembaga pendidikan, Unsoed tidak hanya menyiapkan lulusan berkualitas, tetapi juga mempersiapkan strategi institusi yang mampu menjawab tantangan pendidikan dan pembangunan di tingkat nasional maupun internasional.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.