ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Gerakan solidaritas guru Raudhatul Athfal (RA) menunjukkan kekuatan nyata. Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1.128.931.000 yang diperuntukkan bagi lembaga dan guru RA yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra.
Penghimpunan dana tersebut dilakukan secara nasional selama Desember 2025. Ketua Umum IGRA, Euis Susilowati, menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan melalui surat edaran resmi Pengurus Pusat (PP) IGRA yang disampaikan ke seluruh jenjang kepengurusan, mulai dari pusat hingga lembaga RA di daerah.
“Penggalangan donasi dilakukan selama bulan Desember melalui surat edaran dari Pengurus Pusat yang diteruskan ke seluruh pimpinan IGRA dan lembaga RA di berbagai daerah,” ujar Euis.
Menurut Euis, proses penghimpunan dana dikoordinasikan secara terstruktur oleh PP IGRA melalui Ketua V bersama Bidang Sosial, serta didukung Bidang Sosial di setiap tingkat kepengurusan. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, seluruh dana disalurkan melalui satu rekening khusus atas nama PP IGRA Dana Sosial di Bank Syariah Indonesia.
“Semua dana dikumpulkan melalui satu rekening resmi, sehingga pengelolaannya terpusat dan mudah dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
Ia menegaskan bahwa donasi tersebut berasal sepenuhnya dari partisipasi guru dan lembaga RA di seluruh Indonesia. Dana dihimpun secara berjenjang melalui Pimpinan Cabang, Pimpinan Daerah, Pimpinan Wilayah, hingga akhirnya disetorkan ke Pimpinan Pusat.
“Ini adalah bentuk kepedulian kolektif keluarga besar RA. Donasi berasal murni dari guru dan lembaga RA yang bergerak bersama melalui struktur organisasi IGRA,” kata Euis.
Hingga pertengahan Januari 2026, PP IGRA telah menyalurkan bantuan tahap awal sebesar Rp260.000.000. Penyaluran lanjutan direncanakan akan dilakukan pada pekan pertama Februari 2026. Adapun wilayah sasaran bantuan difokuskan pada lembaga dan guru RA yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penentuan penerima bantuan dilakukan melalui rapat koordinasi antara PP IGRA dan Pimpinan Wilayah setempat, dengan kewajiban laporan tertulis dan dokumentasi penyaluran.
“Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan,” pungkas Euis.
Baca juga: 37 Ribu Lebih Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Seleksi SNMB 2026/2027 Kian Kompetitif
Langkah ini menegaskan peran IGRA tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah solidaritas sosial yang responsif terhadap kondisi darurat yang dihadapi anggotanya di berbagai daerah.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.