ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi mengawali tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan pendekatan berbeda. Peluncuran PMB kali ini dikemas bersamaan dengan OSIS Student Summit 2025, sebuah forum pengembangan kepemimpinan pelajar yang diikuti ratusan pengurus OSIS tingkat SMA/SMK sederajat.
Penggabungan dua agenda tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi UMP dalam membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan, mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, UMP berupaya memperkenalkan dunia kampus sejak dini sekaligus menjaring calon mahasiswa potensial yang memiliki prestasi akademik maupun kepemimpinan.
Rektor UMP Purwokerto, Prof. Jebul Suroso, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap UMP terus menunjukkan tren positif. Bahkan sebelum PMB resmi diluncurkan, sejumlah calon mahasiswa telah mendaftarkan diri dan menetapkan UMP sebagai pilihan utama.
Menurutnya, kepercayaan tersebut tidak lepas dari upaya kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan dan layanan akademik. Saat ini, UMP dihuni mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, mencerminkan daya tarik kampus yang semakin luas. Selain jalur reguler, UMP juga membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja profesional diakui sebagai bagian dari proses akademik, sehingga diminati kalangan pekerja dan pengusaha.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
UMP, lanjut Prof. Jebul, berkomitmen menjawab peluang tersebut dengan menghadirkan pendidikan berkualitas melalui akreditasi unggul, sistem pembelajaran yang fleksibel, berbagai skema beasiswa, serta pengembangan fasilitas penunjang akademik dan nonakademik.
Di sisi lain, UMP juga terus mendorong peningkatan daya saing global. Sejumlah terobosan akademik telah disiapkan, di antaranya penerapan tugas akhir berbasis proyek sebagai alternatif skripsi dan tesis, program magang nasional dan internasional yang bersifat berbayar, serta program percepatan studi S1–S2 melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Perhatian Khusus bagi Pengurus OSIS
Dalam kegiatan ini, UMP memberikan perhatian khusus kepada pengurus OSIS yang dinilai memiliki potensi kepemimpinan dan kontribusi sosial yang kuat. Kampus menyiapkan skema beasiswa serta pendampingan khusus bagi siswa aktif OSIS yang ingin melanjutkan pendidikan di UMP.
Baca juga: 37 Ribu Lebih Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Seleksi SNMB 2026/2027 Kian Kompetitif
Sementara itu, Ketua Umum Forum OSIS Banyumas, Marella Queena Pavita, menyebut OSIS Student Summit 2025 diikuti sekitar 150 sekolah se-Banyumas, ditambah peserta dari wilayah Barlingmascakeb, termasuk Banjarnegara. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut menjadi pengalaman pertama bagi banyak peserta mengikuti forum kepemimpinan di lingkungan kampus perguruan tinggi, dan seluruh rangkaian acara diselenggarakan tanpa biaya.
Ia berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan pelajar tentang pentingnya pendidikan tinggi serta menjadi ruang kolaborasi antar pengurus OSIS lintas sekolah.
Melalui sinergi antara peluncuran PMB dan OSIS Student Summit, UMP menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda yang siap bersaing, berkarakter, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.