ORBIT-NEWS.COM, GROBOGAN — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus memperluas jangkauan layanan publik hingga ke sektor peternakan. Melalui program Layanan Kesehatan Hewan Keliling atau Healing, puluhan ternak milik warga Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, mendapatkan layanan kesehatan gratis langsung di lokasi.
Dalam kegiatan yang digelar beberapa waktu lalu, tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng memberikan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemeriksaan kebuntingan menggunakan ultrasonografi (USG), serta pemberian vitamin bagi ternak. Sedikitnya 22 ekor sapi milik peternak setempat mendapatkan layanan tersebut.
Program Healing merupakan inovasi layanan berbasis jemput bola yang dirancang untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan. Skema ini melengkapi program layanan kesehatan manusia sebelumnya, yakni dokter spesialis keliling (Speling).
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Budy Astyantoro mengatakan, program ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat sektor peternakan sebagai penopang ketahanan pangan.
“Jika di sektor kesehatan manusia ada Speling, maka di peternakan kami hadirkan Healing. Salah satu fokus kami saat ini adalah vaksinasi PMK agar produktivitas ternak tetap terjaga,” terangnya.
Baca juga:
KAI Tegaskan Keamanan Jembatan BH 1109, Penguatan Struktur Terus Dikebut di Jalur Prupuk–Linggapura
Selain pelayanan rutin, program ini juga disiapkan untuk merespons kondisi darurat seperti bencana alam. Dalam situasi tersebut, tim Healing tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga bantuan pakan hijauan dan pendampingan bagi peternak terdampak.
Pelayanan Healing Gratis
Menariknya, seluruh layanan dalam program ini diberikan tanpa biaya. Peternak cukup mengajukan permohonan melalui dinas terkait di tingkat kabupaten atau kota, kemudian akan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan di lapangan.
“Ini bentuk pelayanan aktif. Kami yang datang langsung ke peternak, dan semuanya gratis,” jelas Budy.
Dari data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, sektor peternakan di wilayah ini memiliki potensi besar. Populasi sapi potong tercatat lebih dari 1,2 juta ekor, sementara ayam kampung mendekati 40 juta ekor. Produksi daging, susu, dan telur dari Jawa Tengah pun berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan nasional.
Baca juga:
Pemprov Jateng Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Bimtek Koperasi Pesantren di Pati
Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah daerah setempat. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan menilai Healing sebagai langkah cepat dan tepat dalam menjawab kebutuhan peternak.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Grobogan, Andreas Iwan, menyebut program ini telah beberapa kali membantu peternak, baik dalam kondisi normal maupun saat bencana.
“Responsnya cepat dan sangat membantu, terutama saat peternak menghadapi situasi darurat,” ungkapnya.
Pemkab Grobogan sendiri menargetkan distribusi hingga 40 ribu dosis vaksin PMK untuk menekan penyebaran penyakit di wilayah tersebut.
Melalui program Healing ini, diharapkan kesehatan ternak di tingkat desa semakin terjamin, sehingga produktivitas peternakan dapat terus meningkat dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Baca juga:
BPBD Jateng Siapkan Strategi Hadapi Pancaroba dan El Nino, Waspadai Kekeringan hingga Kebakaran