ORBIT-NEWS.COM, BATANG – Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Batang selama libur Tahun Baru 2026 tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, peningkatan tersebut dinilai belum signifikan dan belum menciptakan kepadatan pengunjung di objek-objek wisata.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Ulul Azmi, mengatakan bahwa berdasarkan data kunjungan, jumlah wisatawan memang bertambah, meski tidak sesuai ekspektasi awal.
“Kalau kita lihat datanya, Desember 2024 jumlah pengunjung mencapai 117.757 orang, sementara Desember 2025 naik menjadi 120.252 pengunjung. Ada kenaikan, tapi memang belum terlalu ramai seperti yang kita harapkan,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama jarak waktu libur akhir tahun yang relatif berdekatan dengan rencana libur Lebaran 2026. Hal ini membuat sebagian masyarakat memilih menunda aktivitas wisata.
“Banyak wisatawan yang mempertimbangkan faktor ekonomi dan waktu. Mereka cenderung menyimpan anggaran liburan untuk momen Lebaran yang jaraknya tidak terlalu jauh dari akhir tahun,” jelasnya.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Meski demikian, Ulul Azmi menegaskan bahwa Kabupaten Batang tetap memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang layak dikunjungi, baik wisata pantai maupun wisata alam pegunungan.
“Kami tetap merekomendasikan sejumlah destinasi favorit, seperti Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, Safari Beach Jateng, kawasan wisata alam Sikembang, hingga Perkebunan Teh Pagilaran,” katanya.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Disparpora Batang juga mengingatkan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama berlibur. Perubahan cuaca secara tiba-tiba dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di kawasan pantai dan pegunungan.
“Wisatawan harus selalu waspada. Kalau cuaca tiba-tiba berubah ekstrem, sebaiknya segera mencari tempat yang aman. Di pantai perlu mewaspadai gelombang pasang, sementara di daerah pegunungan potensi longsor juga harus diperhatikan,” tegas Ulul Azmi.
Selain itu, ia juga mengimbau pengunjung untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat menuju lokasi wisata. Pasalnya, sejumlah destinasi di Kabupaten Batang memiliki akses jalan dengan tanjakan dan medan yang cukup menantang.
Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara
“Kami berharap wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.