Banner Utama

Generali Indonesia Rangkul Kreator Muda, Literasi Asuransi Didorong Lewat Kompetisi Konten Digital

EKBIS
By Ariyani  —  On Jan 20, 2026
Caption Foto ; Manajemen Generali Indonesia, Jutany Japit selaku Director (kedua dari kanan) yang didampingi oleh Jong Wie Siu selaku Chief Product Management and Marketing Officer (paling kanan) bersama Ajazil Hawaris sebagai Digital Creator and Al Tech

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Rendahnya tingkat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia masih menjadi tantangan serius di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan finansial masyarakat. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan, indeks literasi perasuransian baru mencapai 45,45 persen, sementara inklusi asuransi berada di angka 28,50 persen. Angka ini masih tertinggal jauh dibandingkan sektor perbankan yang mencatat literasi 65,50 persen dan inklusi 70,65 persen.

Kondisi tersebut mendorong PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia untuk mencari pendekatan baru yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya dengan memanfaatkan kekuatan digital dan kreativitas generasi muda melalui program Youth Empowerment Social Media Competition, sebuah kompetisi konten media sosial yang berfokus pada edukasi keuangan dan pentingnya proteksi asuransi.

Indonesia sendiri memiliki potensi digital yang sangat besar. Dengan jumlah penduduk sekitar 285 juta jiwa, tercatat ada 356 juta koneksi seluler atau setara 125 persen dari total populasi. Hampir seluruh pengguna internet aktif di media sosial, dan Indonesia kini menempati peringkat kelima dunia dengan sekitar delapan juta content creator. Kondisi ini menjadikan media sosial sebagai kanal strategis untuk menyampaikan pesan edukasi finansial secara luas dan efektif.

Kompetisi yang digelar sejak Oktober 2025 tersebut berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme tinggi ini menunjukkan meningkatnya minat generasi muda untuk terlibat dalam isu literasi keuangan. Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, Generali Indonesia menetapkan 35 pemenang dengan total hadiah mencapai Rp250 juta.

Tiga pemenang utama kompetisi tersebut adalah Agus Munandar (34) asal Bandung yang meraih hadiah Rp100 juta, disusul Asep Fitra Kusmana (28) dari Bandung dengan hadiah Rp50 juta, serta Gogo Tio P. Tambunan (34) asal Surabaya yang membawa pulang Rp25 juta.

Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya

Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah simbolis dilakukan pada Selasa (20/1/2026) oleh jajaran manajemen Generali Indonesia, yakni Director Generali Indonesia Jutany Japit, Chief Product Management and Marketing Officer Jong Wie Siu, bersama Ajazil Hawaris, digital creator dan AI Tech Educator yang juga bertindak sebagai juri kompetisi.

Jutany Japit menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial. Menurutnya, kreativitas dan kedekatan anak muda dengan dunia digital menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan pesan literasi asuransi secara lebih mudah dipahami.

“Melalui kompetisi ini, kami ingin memberdayakan potensi generasi muda sekaligus meningkatkan literasi asuransi. Antusiasme ribuan peserta menunjukkan semangat anak muda untuk berkontribusi. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami mendorong literasi dan inklusi asuransi, tidak hanya melalui produk, tetapi juga lewat edukasi yang relevan dan kreatif,” ujar Jutany.

Program Youth Empowerment Social Media Competition menjadi bagian dari rangkaian inisiatif Generali Indonesia dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, baik melalui kegiatan offline maupun platform digital. Pendekatan kolaboratif dengan generasi muda diharapkan mampu menjembatani pemahaman asuransi lintas generasi dan mendukung terciptanya masa depan yang berkelanjutan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), generasi Milenial dan Gen Z saat ini mendominasi komposisi penduduk Indonesia dengan porsi sekitar 54 persen. Karakter mereka yang kreatif, melek teknologi, dan aktif di media sosial dinilai dapat menjadi katalis penting dalam mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Ajazil Hawaris menilai kompetisi ini membuktikan bahwa pendekatan kreatif mampu menjadikan isu asuransi lebih dekat dengan anak muda.

Baca juga: Stasiun Purwokerto Jadi Panggung Budaya, Barongsai Meriahkan Libur Imlek

“Banyak karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berhasil menyampaikan pesan proteksi asuransi dengan bahasa yang sederhana dan relevan bagi generasi muda,” ujarnya.

Upaya peningkatan literasi keuangan sendiri sejalan dengan komitmen global Generali Group yang mengusung purpose “Empowering Lives and Dreams”, yakni memberdayakan masyarakat agar mampu merencanakan masa depan secara lebih aman melalui perlindungan dan pengetahuan finansial yang memadai.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: