Banner Utama

Indonesia Tancap Gas di Panggung Global, Ekspor Beras Tembus Timur Tengah

Nasional
By Ariyani  —  On Apr 18, 2026
Caption Foto ; Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto ; Dok. Kementan).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kian menunjukkan taringnya di sektor pertanian global. Tak hanya berhasil menjaga ketahanan pangan dalam negeri, pemerintah juga mulai agresif menembus pasar ekspor sekaligus menjalankan misi kemanusiaan ke luar negeri melalui komoditas beras.

Langkah strategis ini ditandai dengan ekspor perdana beras premium sebanyak 2.280 ton senilai Rp38 miliar ke Arab Saudi. Pengiriman tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 215 ribu jemaah haji asal Indonesia yang berada di Tanah Suci.

Ke depan, peluang pasar dinilai masih sangat terbuka lebar. Selain jemaah haji, kebutuhan beras juga datang dari jemaah umrah serta warga negara Indonesia yang menetap di Arab Saudi, yang jumlahnya diperkirakan mencapai dua juta orang setiap tahunnya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyebut ekspor ini menjadi tonggak penting kebangkitan sektor pertanian nasional. Menurutnya, peningkatan produksi dalam negeri membuka ruang bagi Indonesia untuk mulai memperluas pasar ke berbagai negara.

Baca juga: Kemenag Perluas Jangkauan Dakwah Lewat 2.199 Dai di Wilayah 3T, Ratusan Ribu Warga Terlayani Selama Ramadan

“Ini ekspor perdana ke Arab Saudi dan menjadi momentum yang sangat baik karena produksi kita meningkat. Selain Saudi, kami juga menjajaki pasar lain seperti Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina,” katanya.

Bantuan Untuk Palestina

Di tengah ekspansi pasar global, pemerintah juga menegaskan komitmennya terhadap solidaritas internasional. Indonesia menyalurkan bantuan beras sebanyak 10.000 ton ke Palestina sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut.

Amran menegaskan bantuan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia. “Kami diperintahkan untuk menyalurkan bantuan beras kepada saudara-saudara kita di Palestina sebanyak 10.000 ton,” katanya.

Dari sisi produksi, performa sektor pertanian nasional menunjukkan tren yang mengesankan. Sepanjang 2025, produksi beras meningkat 4,07 juta ton atau sekitar 13,29 persen. Peningkatan ini didorong oleh bertambahnya luas panen serta kebijakan penguatan sektor pertanian yang konsisten.

Baca juga: Retret DPRD di Magelang, Prabowo Tekankan Peran Strategis Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) juga mencatat rekor tertinggi. Hingga April 2026, stok mencapai 4,7 juta ton dan diproyeksikan segera menembus angka 5 juta ton. Kondisi ini menjadi penopang utama stabilitas pasokan dan harga beras di dalam negeri.

Amran menegaskan, capaian tersebut menjadi fondasi kuat menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Ia mengingatkan pentingnya kemandirian pangan di tengah ketidakpastian global.

“Dalam situasi krisis global, tidak ada negara yang akan dengan mudah melepas stok pangannya. Karena itu, kita harus benar-benar mandiri,” tegasnya.

Ketersediaan beras nasional juga diperkuat oleh stok di masyarakat dan sektor industri, termasuk hotel, restoran, dan katering (HoReCa), yang mencapai sekitar 12 juta ton. Ditambah dengan potensi produksi dari tanaman yang masih dalam masa tanam (standing crop), pasokan dipastikan aman hingga hampir satu tahun ke depan.

Dampak positif juga dirasakan oleh petani. Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat mencapai 125,35—level tertinggi dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Sementara itu, sektor pertanian mencatat pertumbuhan 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun.

Baca juga: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Wafat, Dunia Pers Kehilangan Figur Pemersatu

Dengan kebutuhan domestik bulanan yang berada di kisaran 2,5–2,6 juta ton, Indonesia kini memiliki kelebihan produksi yang cukup untuk mendorong ekspor sekaligus menjalankan peran aktif dalam misi kemanusiaan global.


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: